Penjelasan:
21. V = I.R
I = V/R
V = tegangan (v)
I = kuat arus (A)
R = hambatan (Ohm)
R = ρ l/A
R = hambatan (Ohm)
ρ = bahan jenis penghambat (Ohm m)
l = panjang penghantar (m)
A = luas penampang kawat (m²)
22. hambatan pengganti seri :
Rn = R1 + R2 + R3..... + Rn
hambatan pengganti pararel :
1/R = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3..... + 1/Rn
Rn = jumlah resistor/hambatan
23. Σ I masuk = Σ I keluar
Σ = jumlah nilai arus
atau
In = I1 + I2 + I3..... + In
In = jumlah nilai arus keseluruhan
24.
• menghitung jumlah hambatan pengganti pararel (Rp)
• menghitung arus pada rangkaian (I = V/R)
• menghitung V pararel, (Vp = I × Rp)
• menghitung kuat arus pada salah satu hambatan (I = Vp/R1 atau R2 atau R3....Rn)
25.
P = V × I
atau
P = I² × R
atau
P = V²/R
ket :
P = daya (W)
V = tegangan (v)
I = kuat arus (A)
R = hambatan (Ohm)
• menentukan daya yg dipakai pada setiap peralatan listrik ( unit × daya yang dipakai × waktu menyala (jam/hari))
• menjumlahkan total daya listrik yg dipakai setiap hari (kWh)
• daya listrik terpakai setiap hari dikali satu bulan
(kWh)
• daya listrik terpakai satu bulan dikali harga per kWh
[answer.2.content]